Social Icons

Minggu, 30 Maret 2025

Arti dan Penggunaan Kata "Spill the tea"

Kalian sudah tahu arti kalimat "Spill the tea"?
Ya, artinya menumpahkan teh 

Namun dalam bahasa Inggris sehari-hari dan media sosial  kalimat tersebut bisa diartikan "Berbagi gosip"

Contoh :

Come on,spill the tea,what's going on with you and your boyfriend?

Please,spill the tea ,what's going on with Mrs  Salsa?
🤭🤭🤭

Bisa dipahami? 

Semoga bermanfaat!


Arti dan Penggunaan "The CEO of" dalam Bahasa Inggris Slang

Pernah dengar istilah "The CEO of ........" dalam bahasa Inggris?

Jika belum,kalian bisa simak penjelasannya di sini.

Dalam bahasa Inggris informal atau slang ,kata "The CEO of......" bisa diartikan "Jagonya" atau "rajanya" 

Contoh : 
-Rhoma Irama is the CEO of dangdut.

bisa dipahami?

New Meaning of "Lowkey"

Kalian sudah tahu arti dan penggunaan kata "Lowkey" dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari?

Pada awalnya kata "Lowkey" adalah kata kata sifat (adjective) yang bisa diartikan "kecil" atau "sederhana,misal menjelaskan sesuatu atau event yang sederhana

Contoh:
- We are going to have a really Lowkey birthday party ,just 20 guests in our local park.

Namun sekarang ini penggunaan kata "Lowkey" semakin meluas,kata "Lowkey" lazim digunakan untuk menyatakan sesuatu yang kita malu untuk menyatakannya.

Contoh: 
- I lowkey love dangdut,I tell my friends that I don't,but I secretly do! 
-Saya sebenarnya suka dangdut,saya bilang ke teman bahwa saya tidak menyukainya,padahal sebenarnya ya 🤭.

Jadi jangan ketinggalan ya !!!

Sabtu, 25 Maret 2023

Kemudahan Mobile Banking dan Ancaman Keamanan Serius di Belakangnya

Beberapa waktu ke belakang ramai diberitakan berbagai media tentang kejadian peretasan M-Banking yang bisa menguras seluruh isi rekening korban.

Sebelum membahas tentang isu tersebut,ada baiknya kita pahami dulu apa itu mobile banking dan bagaimana cara kerjanya.

Mobile banking sendiri adalah layanan perbankan yang memungkinkan kita untuk melakukan berbagai transaksi perbankan seperti cek saldo,transfer antar rekening maupun antar bank dan beberapa layanan lainnya yang dapat kita akses dengan mudah melalui perangkat seluler yang kita punyai.

Dengan beberapa langkah mudah,kita sudah bisa memanfaatkan berbagai layanan tersebut cukup dengan registrasi di kantor Bank yang kita , biasanya bank akan meminta data e-mail dan nomor telp yang kita gunakan, selanjutnya kita download aplikasinya di perangkat seluler atau HP yang kita punya, sinkronisasi data dari mulai kode akses, nomor kartu ATM dan PIN tentunya.

Nah,kembali ke topik peretasan yang ramai diperbincangkan yaitu peretasan dengan modus menggunakan Malware yang digunakan oleh orang para penipu ini untuk mengelabui korbannya.

Cara kerjanya sendiri biasanya adalah pencuri atau penipu ini mengirimkan pesan baik itu melalui SMS maupun aplikasi pesan berbasis internet seperti WA ,telegram dan sejenisnya yang berisikan file APK di dalamnya.

Ada beberapa modus yang saya tahu yakni,modus dengan pura-pura menjadi kurir pengirim paket,ada yang berbentuk undangan pernikahan dan lainnya.
Namun kesamaannya adalah sama-sama menggunakan file APK yang telah ditanamkan Malware jahat yang bisa mengakses semua data pada aplikasi mobile banking yang kita punya,dan akhirnya dengan leluasa mengambil alih kuasa kita atas rekening bank yang kita punya,sangat mengerikan!!

Pentingnya Kewaspadaan

Lalu apa yang dapat kita perbuat untuk menghindari hal seperti ini?
Para pakar mengatakan "jangan klik link yang dikirim melalui pesan tersebut"
Nah yang jadi pertanyaan,Apakah begitu  mudah bagi kita untuk menghindari link tersebut,sedangkan dengan perangkat layar sentuh yang kita punya,tentu sangat potensial bagi kita untuk meng-klik link tersebut tanpa sengaja? 

Saya pribadi menyarankan untuk sebisa mungkin berhati-hati membuka pesan dari nomor yang tidak ada di dalam daftar kontak yang kita punya.Atau sadisnya saya langsung hapus sebelum membukanya.

Perlunya Perbaikan Sistem Keamanan Perbankan

Sebagai orang awam,saya kadang berpikir 
"Begitu mudahkah sistem keamanan mobile banking ini diretas?" hanya dengan kita mengunduh file APK yang sangat rentan bagi pengguna untuk meng-klik nya tanpa sengaja.

Semoga kedepannya akan ada sistem keamanan lebih dari pihak bank untuk menghindari penipuan maupun pencurian semacam ini.

Semoga makin bertambah wawasan masyarakat kita akan pentingnya pengetahuan menggunakan internet secara aman

Semoga bermanfaat!!
Salam..

Kamis, 22 Desember 2022

Masalah Keuangan Pribadi Orang Indonesia

Masalah Keuangan Pribadi Orang Indonesia - Assalamu'alaikum semua ,pada tulisan kali ini saya akan coba membahas tentang Masalah keuangan pribadi orang Indonesia ya.

Tidak bisa dipungkiri,masalah keuangan ini sering menjadi masalah yang pelik bagi sebagian orang,selain tentunya masalah kehidupan lainnya.

Dari sekian banyak masalah,ada tentunya masalah keuangan pribadi yang sangat umum terjadi di Indonesia ini.

Berikut adalah beberapa contoh masalah keuangan pribadi di Indonesia

1.Kurangnya perencanaan keuangan.

Sebagian orang mungkin tidak memiliki rencana keuangan yang jelas, sehingga tidak tahu berapa banyak uang yang harus disisihkan setiap bulannya atau bagaimana mengelola uang yang telah disisihkan.

2.Pendapatan yang tidak stabil.

Bagi sebagian orang, pendapatan mereka mungkin tidak stabil, misalnya karena bekerja dengan kontrak atau merupakan pekerja lepas. Ini dapat membuat sulit untuk membuat rencana keuangan yang jelas.

3.Utang yang tinggi.

Beberapa orang mungkin memiliki utang yang tinggi, seperti kartu kredit atau pinjaman, yang dapat membebani keuangan mereka.

4.Pengeluaran yang tidak terkontrol.

Beberapa orang mungkin tidak mengelola pengeluaran mereka dengan baik, sehingga mengalami masalah keuangan pribadi.

5.Kurangnya pengetahuan tentang keuangan.

Sebagian besar orang Indonesia mungkin tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang keuangan pribadi, seperti cara mengelola uang atau cara menginvestasikan uang, yang dapat menyebabkan masalah keuangan pribadi.

6.Keinginan untuk terlalu cepat kaya.

Banyak orang mungkin terlalu tergesa-gesa untuk menjadi kaya dengan cepat, sehingga membuat keputusan keuangan yang tidak cermat dan merugikan diri sendiri.