Social Icons

Tampilkan postingan dengan label What's On My Mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label What's On My Mind. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juni 2015

Bijak Bersosial Media (Part 2)

Salah satu konsekuensi yang mau tidak mau harus kita terima ketika kita banyak berkecimpung di media sosial adalah banyaknya konten-konten yang "gak penting banget" yang muncul dari teman-teman dunia maya kita maupun dari situs jejaring sosial itu sendiri.
Saya yakin sebagian besar pernah menemukan konten-konten seperti itu baik itu konten yang mengandung unsur pornografi, SARA, politik, status atau tweet dari teman atau sekadar undangan bermain game yang bisa jadi menurut kita sangat mengganggu.
Lalu bagaimana semestinya sikap kita menyikapinya?
Media sosial adalah media di mana setiap pemilik akun bebas berekspresi menurut keinginan mereka sendiri-sendiri walaupun memang ada aturan-aturan standard yang disediakan dan harus dipatuhi, namun tidak mungkin bisa mengontrolnya satu persatu dari begitu banyaknya pengguna di seluruh dunia. 
Jadi tidak sewajarnya jika kita harus emosi hanya karena status teman di facebook atau kicau teman di twitter. Media-media sosial pun sudah dilengkapi fitur-fitur yang bisa kita atur sedemikian rupa sehingga nyaman bagi kita. 
Kalaupun ada yang dianggap kurang menyenangkan bisa kita hide, unfollow friend, atau bahkan di unfriend, beres kan?
Have a nice life guys

Sabtu, 02 Agustus 2014

Keunikan Matematika


Anto Kuswanto -- Bagi sebagian orang,matematika bisa jadi salah satu pelajaran yang menakutkan,walaupun seharusnya itu tidak perlu terjadi kalau semua orang berusaha mencari sisi-sisi unik dari matematika.

Ini salah satunya :

4321-1234=3087

5432-2345=3087

6543-3456=3087

7654-4567=3087

8765-5678=3087

9876-6789=3087

Bersambung di [Keunikan Matematika Bag.2] belum terbit,silakan berkunjung kembali.

Sabtu, 12 Juli 2014

Jantung Saya Terbalik Dok?



Anto Kuswanto --  Beberapa bulan yang lalu,perusahaan tempat saya bekerja,seperti tahun-tahun sebelumnya mengadakan rontgen massal yang merupakan program rutin tahunan perusahaan sebagai salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan karyawan,khususnya kesehatan organ dalam tubuh.

Sebagai tindak lanjutnya,karyawan yang dinyatakan hasil rontgennya bermasalah akan dipanggil kembali oleh dokter perusahaan,dan salah satunya adalah saya.

Sempat shock dengan apa yang menyebabkan saya dipanggil oleh dokter perusahaan untuk pemeriksaan lebih lanjut.Berbagai firasat buruk timbul di pikiran,apa mungkin saya mengidap penyakit dalam?

Singkat cerita saya pun menghadap dokter bersama beberapa karyawan yang lain.Satu,dua orang karyawan dipanggil dan beberapa di antaranya ada yang harus mengikuti pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit.

Giliran saya,dengan sedikit deg-degan,harap-harap cemas saya duduk berhadapan dengan dokter yang suda siap dengan hasil rontgen saya sebelumnya di tangannya.

"Sore,dok!",saya menyapa."Ya,sore! ",jawab dokter."Apa ada masalah dengan hasil rontgen saya dok?"."Bapak memiliki kelainan  yaitu Situs Inversus",jawab dokter.

"Situs Inversus? Apa tuh dok?",saya bertanya penuh penasaran.

"Posisi jantung bapak ada di kanan",dokter menjawab.

"Haaah....?",kali ini bukan hanya saya yang bertanya-tanya,hampir semua teman-teman di ruangan klinik ikut terheran-heran dan tertawa.

"Kok bisa?",tanya saya.

Selanjutnya dokter pun hanya menanyakan apakah ada keluhan-keluhan selama ini.Saya pun dengan sedikit ragu menjawab,"Tidak dok,saya baik-baik saja".Dan Alhamdulillah saya dipersilakan kembali ke tempat kerja.

Akhirnya saya tahu bahwa Situs Inversus adalah istilah dalam dunia kesehatan dimana beberapa organ tubuh posisinya berada berkebalikan dengan posisi pada umumnya,dan perbandingannya adalah 1 : 10000 orang.Ada dua macam sebetulnya,yaitu Situs Inversus Totalis dimana seluruh organ tubuh terbalik termasuk jantung dan Situs Inversus Incompletus  dimana posisi jantung tetap di kiri.Dan saya termasuk yang totalis,salah satu konsekuensinya saya harus menjelaskan kelainan itu tiap ada pemeriksaan kesehatan supaya tidak ada kesalahan diagnosa.Daripada menyebutnya kelainan,saya sebut saja keunikan.

Betapa uniknya saya! Jadi kalau ditembak di kiri tidak kena jantung.Hebat nggak tuh? Hehe..amit amit  dech.