Social Icons

Rabu, 30 Juli 2014

Senin, 28 Juli 2014

Selamat Idul Fitri 1435 H



Anto Kuswanto -- Tinggi hati kadang melebihi tingginya gunung.

Tajam lidah sering melebihi tajamnya pisau.

Tak jarang salah kaki melangkah,melangkah jauh tak tentu arah.

Tangan mungkin begitu ringan,berbuat salah dengan tak segan.

Merenung tak akan merubah mendung

Meratap tak bisa meraih harap

Bersedih hati seolah terkurung

Semua tak guna tanpa bersikap

Dalam hati dalam dada

Dalam kata dalam do'a

Walau tangan tak dapat berjabat

Matapun tak bisa saling menatap

Raga tak bisa saling mendekat

Tapi diri tetap berharap semoga terbuka segala maaf

       Selamat Idul Fitri 1435 H

            Minal Aidin Walfaizin

      Mohon Maaf Lahir dan Batin

       Anto Kuswanto & Keluarga





Sabtu, 12 Juli 2014

Jantung Saya Terbalik Dok?



Anto Kuswanto --  Beberapa bulan yang lalu,perusahaan tempat saya bekerja,seperti tahun-tahun sebelumnya mengadakan rontgen massal yang merupakan program rutin tahunan perusahaan sebagai salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan karyawan,khususnya kesehatan organ dalam tubuh.

Sebagai tindak lanjutnya,karyawan yang dinyatakan hasil rontgennya bermasalah akan dipanggil kembali oleh dokter perusahaan,dan salah satunya adalah saya.

Sempat shock dengan apa yang menyebabkan saya dipanggil oleh dokter perusahaan untuk pemeriksaan lebih lanjut.Berbagai firasat buruk timbul di pikiran,apa mungkin saya mengidap penyakit dalam?

Singkat cerita saya pun menghadap dokter bersama beberapa karyawan yang lain.Satu,dua orang karyawan dipanggil dan beberapa di antaranya ada yang harus mengikuti pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit.

Giliran saya,dengan sedikit deg-degan,harap-harap cemas saya duduk berhadapan dengan dokter yang suda siap dengan hasil rontgen saya sebelumnya di tangannya.

"Sore,dok!",saya menyapa."Ya,sore! ",jawab dokter."Apa ada masalah dengan hasil rontgen saya dok?"."Bapak memiliki kelainan  yaitu Situs Inversus",jawab dokter.

"Situs Inversus? Apa tuh dok?",saya bertanya penuh penasaran.

"Posisi jantung bapak ada di kanan",dokter menjawab.

"Haaah....?",kali ini bukan hanya saya yang bertanya-tanya,hampir semua teman-teman di ruangan klinik ikut terheran-heran dan tertawa.

"Kok bisa?",tanya saya.

Selanjutnya dokter pun hanya menanyakan apakah ada keluhan-keluhan selama ini.Saya pun dengan sedikit ragu menjawab,"Tidak dok,saya baik-baik saja".Dan Alhamdulillah saya dipersilakan kembali ke tempat kerja.

Akhirnya saya tahu bahwa Situs Inversus adalah istilah dalam dunia kesehatan dimana beberapa organ tubuh posisinya berada berkebalikan dengan posisi pada umumnya,dan perbandingannya adalah 1 : 10000 orang.Ada dua macam sebetulnya,yaitu Situs Inversus Totalis dimana seluruh organ tubuh terbalik termasuk jantung dan Situs Inversus Incompletus  dimana posisi jantung tetap di kiri.Dan saya termasuk yang totalis,salah satu konsekuensinya saya harus menjelaskan kelainan itu tiap ada pemeriksaan kesehatan supaya tidak ada kesalahan diagnosa.Daripada menyebutnya kelainan,saya sebut saja keunikan.

Betapa uniknya saya! Jadi kalau ditembak di kiri tidak kena jantung.Hebat nggak tuh? Hehe..amit amit  dech.

Senin, 31 Maret 2014

Gajah Dua, Bang...!!


Anto Kuswanto ----  Babah dan Cipuy,dua pemuda yang bersahabat sejak kecil,karena memang keduanya tinggal di sebuah komplek perumahan yang sama dengan jarak rumah yang cukup dekat,hanya berbeda gang.

Keduanya bersahabat sejak kecil,hampir setiap hari mereka bermain bersama,berangkat sekolah bersama,kemana-mana bersama.

Mereka termasuk anak yang dimanja sejak kecil,hampir tiap permintaan mereka selalu dituruti kedua orang tuanya,tidak mengherankan badan keduanya pun cukup gemuk.

Rumah Babah terletak di Jl.Gajah, sedangkan Cipuy di Jl.Badak,kedua jalan kecil itu berhadapan.Jadi wajar keduanya jadi sahabat akrab.

Kini mereka sudah menjadi mahasiswa di sebuah kampus yang sama pula.Suatu hari mereka berangkat ke kampus bersama dengan menaiki angkot dari Jl.Gajah

Badan keduanya yang cukup gemuk membuat hampir semua penumpang angkot terpaksa merapatkan kakinya.

Dan sampailah mereka mereka di depan kampus.Keduanya pun turun dan Cipuy pun bermaksud membayar Angkot,"Bang,Gajah dua berapa?"

Belum sempat supir angkot menjawab,tiba-tiba seisi angkot bergemuruh..."wkwkwk...gajah bisa naik angkot..."

Si Babah dan Cipuy pun sewot,"maksud kita tuh kita naik dari Jl.Gajah dodool....!!!!"

Sopir angkotpun hanya tersenyum sambil menjawab, "Enam ribu aja mas..!!"

Minggu, 23 Maret 2014

13 Wasiat Terlarang



Anto Kuswanto ---  Otak kiri dan otak kanan anda,manakah yang lebih dominan?

Awalnya saya tidak tahu persis apa efek dominasi otak kiri ataupun otak kanan.Namun beberapa waktu yang lalu ketika sedang ke sebuah toko buku di salah satu pusat perbelanjaan mata saya tertuju pada sebuah buku.

Bukan buku 13 Wasiat Terlarang ini yang saya maksud,namun sebuah buku karya penulis yang sama,Ippho Santosa.Buku itu tak lain adalah 7 Keajaiban Rezeki.

Setelah membaca semua isi buku 7 Keajaiban Rezeki,saya jadi lebih penasaran terhadap buku-buku Ippho Santosa lainnya.

Kenapa saya bisa tertarik dengan buku-buku karyanya? Buku-buku Ippho Santosa sepengetahuan saya banyak mengulas tentang bisnis dari sudut pandang berbeda.

Jadi,bagi yang suka berbisnis buku ini bisa jadi referensi yang tepat.Saya hanya mencoba memberi sedikit ringkasan tentang buku ini.

Buku ini mencoba mengungkapkan apa pengaruh dominasi otak kanan.

Dibuka dengan right test  yang bertujuan untuk mengetahui seberapa kirikah kita? atau seberapa kanankah otak kita.

Sedangkan 13 Wasiat Terlarang itu adalah :

Wasiat #1 : Pertama-Tama,Tertawalah

Wasiat #2 : Bermainlah Dengan Raja

                      Namrud

Wasiat #3 : Tidak Perlu Cantik, Berceri-

                      talah

Wasiat #4 : Berkiaslah Seperti Binatang

                      Jalang

Wasiat #5 : Bersoraklah,"Hidup Keku-

                      rangajaran!"

Wasiat #6 : Abaikan Gutenberg,Sambut

                      lah Spielberg

Wasiat #7 : Gumamkan Jingle,  Senan-

                      dungkan Lullaby

Wasiat #8 : Lihatlah Yang Tak Terlihat

Wasiat #9 : Jangan Berkata-kata Sama

                      Sekali

Wasiat #10 : Jangan Berkata-kata Sama

                        Sekali

Wasiat #11 : Booking Tiket ke Bali &

                         Jogja

Wasiat #12 : Jangan Sekadar Meminta,

                        Bersyukurlah

Wasiat #13 : Akhirnya,Ayunkan Tongkat

                        Musa

Bingung dengan wasiat-wasiatnya?

Silakan beli bukunya untuk dapat mengetahui penjelasannya.Dan tidak lupa buku ini dilengkapi dengan berbagai tips mengasah otak kanan kita dan tentunya diselingi humor khas Ippho Santosa.