Social Icons

Jumat, 12 Juli 2019

Cara Mudah dan Cepat Ambil Antrean Dokter

Kamu pernah datang jauh-jauh ke rumah sakit untuk ambil antrean Dokter?Pas dapat nomor antrean ternyata jam praktek Dokternya masih lama jadi pulang lagi ke rumah atau mungkin jalan-jalan keluar habisin waktu tunggu Dokter?

Sepertinya kamu ketinggalan zaman. Well,Jaman memang sudah berubah.Dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat semakin banyak kemudahan-kemudahan yang bisa kita dapatkan,salah satunya adalah ambil antrean di rumah sakit untuk dokter tertentu.

Penasaran? Belum tahu caranya?
Saya coba jelaskan caranya
Kamu pasti sudah tidak asing dengan aplikasi ojek online kan?Baik itu gojek atau grab saya yakin sudah tahu semua.

Nah,salah satu jasa yang bisa kamu manfaatkan dari aplikasi tersebut adalah kamu bisa minta tolong Abang driver gojek ataupun grab.

Lalu caranya bagaimana?
Begini secara resmi memang belum ada layanan ambil nomor antrean dokter.Tapi kamu bisa memanfaatkan salah satu layanan yang ada.Saya ambil contoh layanan Go-Send.
Berikut langkah-langkahnya
-Pilih menu layanan Go-Send
-Tentukan titik pengambilan barang di rumah sakit yang kamu mau
-Tentukan titik antarannya(Jangan terlalu jauh,kasihan drivernya)
-Berikan note di detail kiriman barang "ambil antrean dokter".
-Bagian penting,karena tentu posisi kamu jauh sedangkan titik antar layanan tidak di posisi kamu,kamu bisa bayar pakai Go-Pay
-Klik Pesan di aplikasi gojek
-Nah,setelah dapat driver kamu bisa lanjut chatting lebih detail dengan drivernya.Misalnya detail nama dokter, nama pasien,serta tanggal lahir pasien,karena ini data yang biasa ditanyakan di bagian pendaftaran.
-Bagi driver yang sudah pernah biasanya lebih mudah.
-Langkah selanjutnya,tunggu driver ambil antrean di bagian pendaftaran sampai proses selesai dan setelahnya kamu akan diinfokan nomor antrean yang didapat dan jam praktek dokternya.Bisa juga kamu minta kirim foto nomor antreannya lalu dikirim melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp atau Telegram.

Sebagai catatan,karena biasanya proses ambil antrean yang lama,bisa berikan tip untuk Abang drivernya.
Semoga bermanfaat.

Minggu, 25 November 2018

Prosedur Pembuatan Kacamata dengan fasilitas KIS

Sudah banyak tentunya yang menuliskan artikel tentang tata cara pembuatan kacamata dengan fasilitas KIS atau BPJS Kesehatan.Namun tak ada salahnya saya membagikan pengalaman pribadi saya.

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mendatangi faskes tingkat pertama.Adapun tahapan di faskes tingkat pertama adalah sebagai berikut:

1.Mengambil nomor antrean

      Setelah mengambil nomor antrian,menunggu panggilan dari bagian pendaftaran yang tentunya akan menanyakan tujuan utama kita,dalam hal ini berobat atau check up.

2.Pemeriksaan Awal

      Setelah menjelaskan tujuan kita di loket pendaftaran maka langkah selanjutnya kita akan menuju pemeriksaan awal,tentunya di sini pun kita harus antre lagi.Di tahap ini kita akan ditangani oleh suster atau perawat.Adapun pemeriksaan awal biasanya seputar tekanan darah,umur dan pemeriksaan awal penyakit yang dikeluhkan.

3.Pemeriksaan lanjutan

Pada tahap ini kita akan ditangani oleh dokter umum.Pada tahap ini pula kita akan mendapatkan surat rujukan dari dokter untuk pemeriksaan dokter spesialis mata di tingkat rumah sakit.

Langkah kedua

Setelah mendapatkan surat rujukan pembuatan kacamata dari faskes pertama,maka langkah selanjutnya tentunya kita harus mendatangi rumah sakit yang ditunjuk.Adapun rumah sakit rujukan ini bisa kita pilih pada tahap pemberian surat rujukan.

Adapun tahapan pemeriksaan di rumah sakit adalah sebagai berikut
1.Pendaftaran
2.Pemeriksaan di Poli mata
3.Validasi resep kacamata di Apotek rumah sakit

Minggu, 28 Juni 2015

Bijak Bersosial Media (Part 2)

Salah satu konsekuensi yang mau tidak mau harus kita terima ketika kita banyak berkecimpung di media sosial adalah banyaknya konten-konten yang "gak penting banget" yang muncul dari teman-teman dunia maya kita maupun dari situs jejaring sosial itu sendiri.
Saya yakin sebagian besar pernah menemukan konten-konten seperti itu baik itu konten yang mengandung unsur pornografi, SARA, politik, status atau tweet dari teman atau sekadar undangan bermain game yang bisa jadi menurut kita sangat mengganggu.
Lalu bagaimana semestinya sikap kita menyikapinya?
Media sosial adalah media di mana setiap pemilik akun bebas berekspresi menurut keinginan mereka sendiri-sendiri walaupun memang ada aturan-aturan standard yang disediakan dan harus dipatuhi, namun tidak mungkin bisa mengontrolnya satu persatu dari begitu banyaknya pengguna di seluruh dunia. 
Jadi tidak sewajarnya jika kita harus emosi hanya karena status teman di facebook atau kicau teman di twitter. Media-media sosial pun sudah dilengkapi fitur-fitur yang bisa kita atur sedemikian rupa sehingga nyaman bagi kita. 
Kalaupun ada yang dianggap kurang menyenangkan bisa kita hide, unfollow friend, atau bahkan di unfriend, beres kan?
Have a nice life guys

Minggu, 14 September 2014

Efek Ditutupnya Gang Dolly


Anto Kuswanto -- Bu Ririn berniat mencari burung untuk dipelihara di rumah,karena memang keluarganya sangat menyukai hewan peliharaan yang satu ini.Singkat cerita Bu Ririn pun pergi ke Pasar burung yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Setelah cukup lama mengelilingi pasar sampailah dia di sebuah kios yang menawarkan burung beo yang terbilang sangat murah.Betapa tidak,burung yang bisa bicara layaknya manusia itu dijual dengan harga Rp.100.000,-.

"Itu benar pak seratus ribu?",tanya Bu Ririn.

"Iya bu,soalnya burung ini sering berkata jorok,mungkin karena dulu yang punya bekas orang gang Dolly",jawab penjual.

"Ooh,begitu ya pak?",sahut Bu Ririn.

Setelah berfikir cukup lama,Bu Ririn pun memutuskan membeli burung beo tersebut dengan pertimbangan dia bisa melatihnya lagi di rumah.

Burungpun dibawa pulang ke rumah beserta sangkarnya yang masih tertutup kain.Setelah sampai di rumah,Bu Ririn pun membuka kain yang menutup sangkarnya,lalu menggantungkan sangkar tersebut di atas teras rumahnya.Lalu Bu Ririn memperhatikan burung beo tersebut,dan burung beo itu pun memperhatikan Tuan barunya itu.Tiba-tiba burung beo itu berbicara,"Rumah baru,germo baru...rumah baru,germo baru...".

Bu Ririn pun kaget dan marah lalu mencoba menyuruh burung tersebut diam,"Hush..hussh..diam kamu",beo pun akhirnya diam.

Menjelang siang anak perempuan Bu Ririn,Lisa yang sudah ABG pulang kuliah,sesampainya di rumah dia begitu senang melihat di teras rumah ada burung beo.

"Waduh,Ibu beli burung beo,terima kasih bu".

Dia pun lalu mendekati burung tersebut beserta Bu Ririn berharap melihat burung tersebut bicara.Tanpa menunggu lama sang beo pun berbicara setelah memperhatikan anak Bu Ririn,"Rumah baru,germo baru,barang baru...rumah baru,germo baru,barang baru..",ujar sang beo.

Lisa pun kaget dan bertanya"Ibu...,kok burungnya bicara begitu?",tanya Lisa.

"Iya,maaf nak,burung itu dulunya punya germo di gang Dolly",jawab Bu Ririn.

"Ooh,kasihan ya...",Lisa pun akhirnya mengerti.

Menjelang maghrib,suami Bu Ririn,yakni Pak Donny baru pulang kerja beserta rekan kerjanya,Pak Duta.

"Sore Mama,Lisa,waaah...punya burung beo nih sekarang",sapa Pak Donny.

"Eh Papa sudah pulang,iya nih pak,murah soalnya jadi mama beli",ujar Bu Ririn.

Keempatnya pun berkumpul memerhatikan burung beo tersebut,sang beo pun memperhatikan kedatangan Pak Donny dan Pak Duta yang baru datang.Tiba-tiba sang beo berceloteh,"Ciluuuuk...Baaa....Halooo Om Donny,Om Duta...Langganan lama,langganan lama".Pak Donny dan Pak Duta saling menatap lalu tertunduk.

Bu Ririn dan Lisa pun kaget dan marah."Bapak.....?!!!#%&*:/##%&@"